-->

Burung Madu Rimba

Burung Madu Rimba,mungkin masih asing bagi pecinta burung tanah air karena spesies burung ini jarang ditemui dipasaran.Burung yang memiliki nama latin Hypogramma hypogrammicum ini memiliki tubuh berukuran besar dengan panjang tubuhnya sekitar 15cm. Burung madu yang satu ini cukup mudah dikenali dengan tubuh bagian bawah sampai tenggorokannya bergaris-garis kuning yang menonjol.
Burung Madu Rimba/MACAN

Burung yang dijuluki sebagai Purple-naped Sunbirds dalam bahasa Inggrisnya ini  memiliki tampilan warna bulu yang berbeda antara burung jantan dan betina.Pada burung Jantan bagian belakang leher, punggung, dan penutup sayap berwarna ungu metalik. Iris merah atau coklat, paruh hitam, dan kaki coklat atau zaitun. Sedangkan untuk burung berjenis kelamin betina berwarna hampir menyerupai burung jantan tapi  agak kusam dan tanpa bulu metalik.

Suara burung ini terdengar seperti nada “syiuwp” tunggal yang melengking. Suara dengan nada panggilan yang tajam seperti suara cucak cungkok serta berupa vareasi lagu kicauan yang khas.Berikut ada 2 file audio suara burung madu rimba yang bisa kalian dengarkan melalui link dibawah ini.
Spesies burung ini dapat ditemukan di daerah Cina barat-daya, Asia Tenggara dan Semenanjung Malaysia.Sedangkan untuk penyebaran lokalnya hanya dapat ditemukan di Sumatra dan Kalimantan. Secara global terdiri atas 5 sub-spesies, dengan daerah persebaran yang berbeda,diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Hypogramma hypogrammicum lisettae (Delacour, 1926) – Myanmar Utara, China Selatan (Yunnan), Thailand Utara dan Indochina.
  2. Hypogramma hypogrammicum nuchale (Blyth, 1843) – Myanmar Selatan, Thailand Selatan dan Semenanjung Malaysia.
  3. Hypogramma hypogrammicum mariae (Deignan, 1943) – Indochina Selatan, termasuk Kamboja Timur.
  4. Hypogramma hypogrammicum natunense (Chasen, 1935) – Kep. Natuna Utara.
  5. Hypogramma hypogrammicum hypogrammicum (S. Müller, 1843) – Sumatra dan Kalimantan.
Burung madu rimba termasuk jenis burung penetap yang umum pada hutan dataran rendah samai ketinggian 1000 n dpl di Sumatra dan Kalimantan (termasuk Natuna). Menyukai pohon-pohon kecil dan hutan sekunder, hutan rawa dan semak belukar. Sering terlihat memutar atau menaik-turunkan ekornya dengan cepat.
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner