-->

Suara Burung Bangkak (cekakak jawa)

Burung bangkak/manuk bangkak,begitu orang-orang di daerah saya menyebut burung yang satu ini. Nama dalam bahasa Inggrisnya disebut Javan kingfisher (Halcyon cyanoventris). Burung berukuran sedang (25cm), berwarna terang nan eksotis yang suka bertengger di pepohonan tepi sungai maupun tebing-tebing. Bersuara sangat riuh ketika pagi dan sore hari. Sangat agressif jika melihat manusia,gesit terbang kesana kemari dan kadang melakukan formasi berputar diudara sambil bersuara cukup keras.

Burung dewasa memiliki warna bulu di bagian kepala coklat tua, tenggorokan dan kerah coklat. Perut dan punggung biru-ungu, penutup sayap hitam, bulu terbang biru terang. Bercak putih pada sayap terlihat sewaktu terbang. Untuk burung yang berusia remaja, tenggorokan keputih-putihan. Iris coklat tua, paruh dan kaki merah. Hampir mirip dengan burung Cekakak Belukar.
Suara Burung bangkak (cekakak jawa)

Burung ini merupakan salah satu jenis burung Endemik Jawa dan Bali. Tersebar luas di berbagai daerah di pulau jawa dan Bali  sampai pada ketinggian 1000 m. Sering terlihat bertengger pada cabang pohon yang rendah, pohon yang terisolasi atau pada tiang di lahan rumput yang terbuka. Memburu serangga dan mangsa lain. Jarang sekali berburu di atas air. lebih pendiam dibanding cekakak sungai.

Pakan utamanya adalah hewan-hewan kecil di darat seperti kadal, katak, dan serangga, serta beberapa biota laut seperti ikan berukuran kecil dan udang. Begitu mangsa muncul, burung ini dengan sangat gesit akan mencapit mangsanya dengan paruhnya yang panjang dan kuat.

Suara Jernih berdering: “cii-rii-rii-rii” atau “cri-crii- crii” dan suara lain yang mirip Cekakak belukar. Silahkan dengarkan audionya dibawah ini.
  1. Suara burung cekakak jawa
  2. Suara burung cekakak jawa 'cir-cir-cir'
  3. Suara burung cekakak jawa anakan
Seiring kemajuan jaman,habitat burung ini juga semakin menipis karena perburuan yang tidak terkontrol. Padahal spesies burung dari semua jenis kingfisher itu termasuk burung yang dilindungi dan tidak boleh diusik. Tapi yang namanya manusia pasti selalu penasaran ingin memeliharanya. Terlebih lagi burung ini juga pintar dan bisa jinak dengan memeliharanya tanpa sangkar atau bisa dilepas bebas.
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner